ACARA RITUAL “UMBUL DONGA DAN LABUHAN KALI OPAK”
![]()
![]()
Acara ritual ini dalam rangka mengenang 1000 hari Gempa Bumi 27 Mei 2006. yang menurut perhitungan penaggalan Jawa, jatuh di hari Jum’at 20 Februari 2009. tetapi kami memakai hari Sabtu & Minggu 21-22 Februari 2009.
Dengan bertempat di sebuah tempat peninggalan, diyakini Sejak tahun 1640 M, yakni ketika Kraton Mataram dibawah Sunan Amangkurat Agung. Tambak Tugel, didusun Karet Pleret..inilah sebuah tempat, konon tambak ini untuk membendung Segoroyoso ( Lautan Buatan ).
Acara – Acara :
Sabtu, 21 Februari 2009 Jam 19.00 wib : Mujadahan, Hadroh, dan dilanjut pagelaran Karawitan “ Gadhung Mlathi”, yakni sebuah irama gendhing, yang ditabuh khusus untuk acara ritual, seperti mendatangkan arwah, dan sebuah Permohonan.
Minggu, 22 Februari 2009, jam : 09.00 WIB : pawai / Carnaval BudaYa, dari Tambak Tugel menuju Kali Opak… ( ingat : Gempa Bumi berasal dari Cesar Opak ). Sambil membawa Sajian yang akan dilabuh.
Pawai ini akan diikuti oleh eleven masyarakat Umum,Pelajar, Pelaku budaza dan Tokoh tokoh setempat.. kami Sangat menunggu kedatangan teman teman semua. Terimakasih.
acara ini diselenggarakan oleh Kelompok Masyarakat Budaya ” SWADESI “. dan didukung oleh Pemda Bantul, DKB, dan IRE serta dukungan dari warga masyarakat dusun Karet , Pleret, Bantul, Yogyakarta
Saya dilahirkan di Dusun Karet. Pleret. Bantul, Yogyakarta. sebuah desa terpencil. lembah Kali Opak, dan berdekatan dengan perbukitan seribu atau. 20 Km Tenggara Yogyakarta. lulusan ISI yogyakarta, hobby saya : menulis, menyanyi, membaca serta menolong orang. Profesi pekerja seni sampai sekarang masih saya jalankan. Saya ingin setelah mati nanti bisa tersesat ke Surga. Semua pekerjaan yang jalankan adalah : ibadah kepada Alloh SWT semata. Semoga ini sebagai Penghapus dosa.