Anti Kekerasan Rindu Kekenyalan, situs resmi-nya Hendro Plered Jogja-Indonesia

Archive for March, 2010


Pelajar SMK 1 Sanden Hilang di perairan Timor Timur, Orang Tua Siswa hanya Bisa Pasrah !

Siswa SMK Kelautan Sanden, Bantul yang baru PKL  Hilang dalam Pelayaran KM Jimmy Wijaya 09, nasib dari ke 3 Pelajar dan sejumlah Anak Buahy Kapal ( ABK ) KM Jimmy Wijaya 09 yang hilang sejak 27 Februari 2010 kapal motor pencari ikan KM Jimmy Wijaya 06 hilang kontak di perairan sebelah timur Timor Timur. Saat itu sekitar jam 04.00 WIB pagi, kapten kapal sempat minta tolong lewat radio panggil dengan frekuensi 100555. Nasib ABK, 3 Diantaranya Pelajar asal Bantul, Hingga kini masih belum ditemukan. adapun  3 pelajar dari bantul, yang sekarang tidak diketahui nasibnya adalah Agil Ramdhan Putra, Ginanjar Nugraha Atmaji dan Ignatius Andrianta Murdani. mereka adalah siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan Kelautan Sanden. Bantul, Yogyakarta. Kabar terakhir yang diterima oleh Orang Tua dari Ginanjar, Joko Priyono menyebutkan, adanya surat dari PT Sentral Benoa Utama tertanggal 02 maret 2010, yang menyebutkan bahwa kapal ditempat anaknya bekerja KM Jimmy Wijaya 09, telah kehilangan kontak sejak tanggal 27 Februari 2010 jam 4 pagi.

dalam surat tersebut disebutkan bahwa posisi terakhir kapal berada pada posisi 08.47.00 LS – 128.35.00 BT. dan data tersebuit diperoleh dari kapal Sanjaya 38.
ketika kami mendatangi Joko, di Rumahnya Daleman, gadingharjo, Sanden Bantul, Minggu ( 28/3 ), dirinya menyanyangkan kepada Tim Basarnas yang sejak Selasa (23/3/2010). telah menghentikan Pencarian KM Jimmy Wijaya 09. seperti dikatakan Kabag Humas Badan SAR Nasional Gagah Prakoso, yang dilansir salah satu media online. Sebuah kapal motor pencari ikan hilang di perairan sebelah timur Timor Timur sejak 27 Februari yang lalu. Nasib 13 anak buah kapal (ABK) itu hingga kini belum diketahui.
Pada hari kejadian, sekitar pukul 04.00 WIT, kapten KM Jimmy Wijaya 09 itu sempat meminta tolong lewat radio panggil. Namun, PT Sentral Benoa Utama (SBU) selaku pemilik kapal baru meresponnya beberapa jam kemudian saat kapal sudah hilang kontak.
Joko Priyono, hanya bisa pasrah sampai saat ini. tetapi dirinya berharap bisa pulang dengan selamat, “Saya dengar kabar ada ABK yang terdampar di Pulau Chrismus, Australia. dan kalau itu berita itu benar,  maka sebagai Orang tua saya berharap Pemmerintah membantunya, anak sekolah harus diistimewakan ! “
Sementaraitu, dalah seorang Guru SMK 1 Sanden ketika dihubungi vhr m,edia.com. Eko Prasetyo, mengemukakan, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan Pemda kabupaten, bantul, bahkan telah mengirim surat ke Kedutaan Australia, juga ke Departemen Luar Negeri
“Sampai saat ini kami dari pihak sekolah sangat mengharapkan berita kepstian tentang ke 3 anak didik kami tersebut. segala informasi yang ada telah kami telusuri, baik dari Running Text di salah sebuah TV swasta, berita di surat Kabar juga di Internet. kami berharap juga agar teman teman pers bisa membantu kami. Setahu kami,  sementara kapal tersebut kehilangan kontak. Masih belum jelas apakah kapal itu tenggelam atau ditangkap atau mengalami kerusakan !.
perlu diketahui  agenda rutin sekolah SMK Kelautan Sanden. Setiap semester 4, para pelajar diwajibkan melakukan PKL. Ada 52 pelajar yang PKL mengikuti berbagai pelayaran. Namun hanya 3 siswa yang ikut dalam kapal pencari ikan tersebut. Eko menambahkan , Sebelum berangkat, kapal ini sudah menyiapkan logistik yang cukup. Kapal ini juga tidak mengalami kelebihan muatan. Semua kapal-kapal milik PT Sentral Benoa Utama (SBU) ini sudah bagus dan berasuransi. Dan SMK 1 Sanden sudah 2 tahun bekerja sama.

Siswa SMK Kelautan Sanden, Bantul yang baru PKL  Hilang dalam Pelayaran KM Jimmy Wijaya 09, nasib dari ke 3 Pelajar dan sejumlah Anak Buahy Kapal ( ABK ) KM Jimmy Wijaya 09 yang hilang sejak 27 Februari 2010 kapal motor pencari ikan KM Jimmy Wijaya 06 hilang kontak di perairan sebelah timur Timor Timur. Saat itu sekitar jam 04.00 WIB pagi, kapten kapal sempat minta tolong lewat radio panggil dengan frekuensi 100555. Nasib ABK, 3 Diantaranya Pelajar asal Bantul, Hingga kini masih belum ditemukan. adapun  3 pelajar dari bantul, yang sekarang tidak diketahui nasibnya adalah Agil Ramdhan Putra, Ginanjar Nugraha Atmaji dan Ignatius Andrianta Murdani. mereka adalah siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan Kelautan Sanden. Bantul, Yogyakarta. Kabar terakhir yang diterima oleh Orang Tua dari Ginanjar, Joko Priyono menyebutkan, adanya surat dari PT Sentral Benoa Utama tertanggal 02 maret 2010, yang menyebutkan bahwa kapal ditempat anaknya bekerja KM Jimmy Wijaya 09, telah kehilangan kontak sejak tanggal 27 Februari 2010 jam 4 pagi.dalam surat tersebut disebutkan bahwa posisi terakhir kapal berada pada posisi 08.47.00 LS – 128.35.00 BT. dan data tersebuit diperoleh dari kapal Sanjaya 38.ketika kami mendatangi Joko, di Rumahnya Daleman, gadingharjo, Sanden Bantul, Minggu ( 28/3 ), dirinya menyanyangkan kepada Tim Basarnas yang sejak Selasa (23/3/2010). telah menghentikan Pencarian KM Jimmy Wijaya 09. seperti dikatakan Kabag Humas Badan SAR Nasional Gagah Prakoso, yang dilansir salah satu media online. Sebuah kapal motor pencari ikan hilang di perairan sebelah timur Timor Timur sejak 27 Februari yang lalu. Nasib 13 anak buah kapal (ABK) itu hingga kini belum diketahui.  Pada hari kejadian, sekitar pukul 04.00 WIT, kapten KM Jimmy Wijaya 09 itu sempat meminta tolong lewat radio panggil. Namun, PT Sentral Benoa Utama (SBU) selaku pemilik kapal baru meresponnya beberapa jam kemudian saat kapal sudah hilang kontak.
Joko Priyono, hanya bisa pasrah sampai saat ini. tetapi dirinya berharap bisa pulang dengan selamat, “Saya dengar kabar ada ABK yang terdampar di Pulau Chrismus, Australia. dan kalau itu berita itu benar,  maka sebagai Orang tua saya berharap Pemmerintah membantunya, anak sekolah harus diistimewakan ! “ Sementaraitu, dalah seorang Guru SMK 1 Sanden ketika dihubungi vhr m,edia.com. Eko Prasetyo, mengemukakan, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan Pemda kabupaten, bantul, bahkan telah mengirim surat ke Kedutaan Australia, juga ke Departemen Luar Negeri ”Sampai saat ini kami dari pihak sekolah sangat mengharapkan berita kepstian tentang ke 3 anak didik kami tersebut. segala informasi yang ada telah kami telusuri, baik dari Running Text di salah sebuah TV swasta, berita di surat Kabar juga di Internet. kami berharap juga agar teman teman pers bisa membantu kami. Setahu kami,  sementara kapal tersebut kehilangan kontak. Masih belum jelas apakah kapal itu tenggelam atau ditangkap atau mengalami kerusakan !.perlu diketahui  agenda rutin sekolah SMK Kelautan Sanden. Setiap semester 4, para pelajar diwajibkan melakukan PKL. Ada 52 pelajar yang PKL mengikuti berbagai pelayaran. Namun hanya 3 siswa yang ikut dalam kapal pencari ikan tersebut. Eko menambahkan , Sebelum berangkat, kapal ini sudah menyiapkan logistik yang cukup. Kapal ini juga tidak mengalami kelebihan muatan. Semua kapal-kapal milik PT Sentral Benoa Utama (SBU) ini sudah bagus dan berasuransi. Dan SMK 1 Sanden sudah 2 tahun bekerja sama.

Nyepi 1932 Saka, Pawai Ogoh Ogoh Meriah…. 1 Ogoh Ogoh sempat terbakar, sebelum diarak ….!

Pawai Ogoh ogoh, yang diadakan Senin sore (15/3) mendapat sambutan cukup meriah dari warga disekitar Pura Jagad Nata, Banguntapan. Acara Pawai Ogoh Ogoh sendiri merupakan Rangkaian Hari Raya Nyepi bagi Umat Hindu. Setelah melakukan Melasti di pantai Ngobaran (21/2), dan Di Pantai Prangkusumo ( 14/3 ), Acara Tawur Agung di Prambanan dilaksanakan Senin Siang (15/3), serta acara Pangrupukan dipusatkan di Pura Jagad Nata, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta ( 15/3 ), yang dimulai sejak jam 5 sore WIB.
Acara Pangrupukan, bertindak sebagi Manggala ( Pemimpin_Red) adalah bapak Wai Akhir, Pinandita Pura Jagad Nata. Dan diikuti dibelakangnya oleh puluhan Umat Hindu dengan khitmad. Alunan suara Gamelan Beganjur yang ditabuh oleh sepuluh Niyaga mengiri Ritual ini, demikian juga dengan bau aroma Dupa ratus, Sementara didepan pintu masuk Pura terdapat beberapa sajian.

” Ini adalah Sebagai bentuk visual untuk memanggil empat penjuru mata angin ! ” demikian dijelaskan oleh sekretaris panitia Gede Bayu Suparta, saat menjelaskan beberapa sesaji yang ada didepan Pura, Gede menambahkan, Pawai Ogoh Ogoh merupakan bentuk wujud rasa syukur ke Sang Hyang Widi Yasa. ” Jadi setelah selesai acara Pangrupukan ini, maka akan dilakukan pawai ogoh pogoh, Start dan Finish di Pura ini, Routenya Keliling Kampung Sorowajan, setelah Finish, nanti Ogoh ogoh, akan dibakar, serta satu Gunungan yang berisi makanan, buah buahan akan dibagikan dengan cara di rayah ! ”

Salah seorang pengunjung, yang berasal dari Lampung, Kadek Yuprasada, mengatakan bahwa ada 4 pantangan bagi Umat Hindu, di saat Hari Nyepi, yakni Amati Geni: tidak boleh menyalakan api atau benda yang mengeluarkan Cahaya, Amati Karya atau Tidak Boleh Bekerja, Amati Lelungan, atau Tidak boleh keluar rumah dan yang keempat adalah Amati Lelaungan atau Tidak Boleh bersenang senang. Sedang Ogoh ogoh merupakan pralambang, bahwa umat Hindu telah minta Ijin kepada para Buta ( raksasa ? ), mahkluk jahat untuk jangan menganggu di hari Nyepi.
” Saya memang baru pertamakali, mengikuti acara Nyepi ini Di Jogja, tetapi saya kira prosesinya mirip mirip sama, dengan di Lampung ! : Imbuh Kadek, yang juga Mahasiswa semester III di Universitas Gajah Mada.

Tepat pada Pukul 19.00 WIB, ketika acara Pangrupukan selesai, Acara Pawai Ogoh ogohpun dimulai, sayangnya ada 1 Ogoh ogoh, yang dibuat mirip Punk, mulut bahkan separuh kepalanya sempat terbakar, karena ada crew, yang main api disemprotkan. Untungnya panitia cepat tanggap lalu menyiram dengan beberapa ember air.
Pawai tersebut sempat membuat macet total Jl. Pura, Banguntapan. ratusan warga yang berjejer sepanjang route pawai, mengelu elukan Ogoh Ogoh yang berjumlah 5 buah.
Dijelaskan oleh Kepala bagian Bimbingan Masyarakat Hindu , Kanwil Depag Prop. D I Yogyakarta. Drs. I Nyoman Warsa M.Hum, Rangkaian acara Hari Nyepi 1932 Saka / 2010 M, juga mengadakan 1932 sudah dimulai dengan Bhakti Soial, Pengobatan Gratis, serta Penanaman Pohon

Aku Bersyukur Ya Tuhan, Aku hanya Segumpal Darah, hari ini Ultahku ke 17 lebih sedikit ….

Saat Ini pas Aku Ulang Tahun,  aku bersyukur masih diberi kesempatan oleh Tuhan. menghirup udara didunia ini… masih diberi kesempatan untuk berbuat baik, atau masih diberikempatan untuk ” nakal “, masih diberi kesempatan untuk bercanda serta masih diberi kesempatan untuk berusaha agar berguna bagi Orang lain…
Tanpa harus menjadi  Ketua RT, Dukuh, Lurah, atau Bupati lebih lebih anggota Dewan, apalagi Menteri atau juga Staff Khusus Presiden !
Aku Bersyukur Ya Tuhan. Cah Ndeso, yang dulu kata orang kecil mungil, kurus, mbekisik, kurang gizi…, dulu juga cari Rumput dan Penggembala Kambing, pernah juga jadi kernet truck, Pengamen, Kuli bangunan, Tukang Tambal Ban, Tukang Cuci Motor, Tukang Jual Koran, Pengamen atau profesi yang lain yang pernah aku jalani seperti Tukang parkir, Crew Kethoprak Tobong, Jualan Soto, Tukang Puter Film Misbar. pernah jadi Santri disebuah Pondok Pesantren !, (Tetapi aku tetap senang bergaul dengan kawan kawanku yang Katolik, Kristen, Hindu, Buda, Kong Fu Cu, atau kawan kawanku yang sering bilang tak punya agama…………..)

Juga pernah jadi mahasiswa, pernah Demo serta pernah DiGebukin, ditendang dan diinjak injak aparat ( dulu aku bilang Aparat = alat alat Keparat ! ). pernah ditahan di Polda DI Yogyakarta. kira kira pengalaman apa lagi yaaaaa. ( Maaf pengalaman yang lain untuk Marketable tidak saya tulis disini…..silahkan konfirmasi lewat HP….malu aku ! )

Sampai  sekarang masih Hidup……….. Aku bersyukur ya Tuhan………
Dulu waktu kecil sarapan makan “sego wadang”, yakni Nasi kemarennya sore, sekarang sudah nasi hangat !. dulu kalau Sekolah Ke Jogja naik sepeda Onthel, sekarang sdh punya Motor. Dulu kalau Ke Jakarta naik Kereta Api…..sekarang Kok Masih yaaaaaaaa…namun aku juga bersyukur !.
Terimakasih aku sampaikan kepada siapa saja atas Ucapan Do’a atau Salam harapan apapun itu, yang diberikan kepada saya dari teman teman semua !..semoga Tuhan yang membalasnya.. Tetap Optimis . Percayalah Tuhan Maha Pengampun…serta Cinta orang orang Lucu dan Kreatif !