Syuting adalah waktu yang menjemukan………
Hal ini saya alami beberapa kali kawan, belum lama ini terulang lagi saya terlibat dalam sebuah produksi FTV – produksi Studio X- Dharmawangsa, yang konon hasilnya ditayangkan di SCTV. Kali ini lakon “Ada Cinta Di Blangkonmu” yang mengambil lokasi syuting di beberapa tempat di Yogyakarta. seperti Museum Beteng Vredeburg, Jalan malioboro, jalan Depan taman Budaya, Pleret, Kotagede, dan Pasar Imogiri.
Bayangkan tidak jemu…..sejak pukul 7.00 pagi, saya sduah di Calling, harap stand by dilokasi. sementara ketika datang dilokasi belum ada seorang yang nongol dari crew. dan waktu selalu berubah ubah dari rencana. misalnya Schedule, seharusnya mengambil Take Scene 17, tiba tiba saja Jumping ke Scene 27…katanya semua tergantung dari Sutradara…
Meski aku telah beberapa p[roduksi kuikuti , seprti Film layar lebar Marsinah, Live Pasar Rakyat 76, Kisah anak Nusantara, Wara Wiri, Film anti Korupsi, Jesi bawa lari cintaku, Dan lain lain, tetapi mungkin dulu tak sesibuk sekarang ini. yang ditengah tengah Syutting aku juga nyambi jadi Reporter sebuah kantor berita di Jakarta.
Cuaca Hujan kadang menjadi ganjalan……apalagi kalau harus ngambil gambar diluar studio.. yang lebih gemes lagi , sudah menghafalkan naskah cape cape…ternyata banyak dicancel, malah ada beberapa dialog yang hanya improvisasi….
selama 5 hari dari Selasa16 -20 Februari 2010, ini benara benar “tersiksa” didepan kamera. tetapi puluhan pengalaman dari bagaimana membuat Film, mengambil Angle, mendirect, dan menembak Kamera, serta tata Cahaya, dan lagi memenej artis..nampaknya itu yang dapat memijiti badanku yang Lungkrah, linu dan pegal pegal ini….tetapi mungkin juga itu karena Kostumku yang ketat, tersiksa juga Celana Jeans Butut, serta Kaos yang jarang ganti… serta asesoris property yang ala Punk….Kadang merasa kapok, tetapi kadang merasa asyik…sebel campur kangen !










Saya dilahirkan di Dusun Karet. Pleret. Bantul, Yogyakarta. sebuah desa terpencil. lembah Kali Opak, dan berdekatan dengan perbukitan seribu atau. 20 Km Tenggara Yogyakarta. lulusan ISI yogyakarta, hobby saya : menulis, menyanyi, membaca serta menolong orang. Profesi pekerja seni sampai sekarang masih saya jalankan. Saya ingin setelah mati nanti bisa tersesat ke Surga. Semua pekerjaan yang jalankan adalah : ibadah kepada Alloh SWT semata. Semoga ini sebagai Penghapus dosa.