Anti Kekerasan Rindu Kekenyalan, situs resmi-nya Hendro Plered Jogja-Indonesia

Archive for February, 2009


YU BIDAH, KELIHATAN GAGAH………!

Ada seorang wanita, separuh Umur yang aktif mengikuti latihan pawai untuk menyambut acara Mengenang 1000 hari gempa, : Umbul Donga & labuhan kai Opak, warga RT 05 Dusun karet, Pleret, Kec. Pleret, Bantul, Yogyakarta  itu bernama Ngabidah.

 

Ngabidah, Janda Korban GempaNgabidah ( 64 ), demikian nama wanita itu. Salah satu janda korban gempa bumi, yang melanda dusun Karet, Pleret, Bantul. 27 Mei 2006 silam. Suaminya, Mujiyono, Alm. Meninggal seperti korban jiwa lainnya, yakni tertimpuk bangunan rumah yang ambruk. Ngabidah, panggilan akrabnya Bidah. Sudah lama jualan Bubur Sumsum. Dengan berkeliling naik sepeda. Bubur sumsum, adalah bubur yang dibuat dari tepung beras. Dimana kemudian, bubur yang lembut itu, diberi kuah “ Juruh “, terbuat dari Gula Jawa.

Biasanya berangkat dari rumahnya jam 11.00 siang, setelah barang jualan habis dan mendapat hasil Rp. 30.000,- , jam 2 siang Yu Bidah, biasanya sudah pulang.

Dokumentasi acara ” Umbul Donga & Labuhan Kali Opak “

Kawan kawan dan pembaca yang budiman… berikut ini saya haturkan dokumentasi foto foto yang sementara …karena waktu dan tenaga yang terbatas serta akses internet yang kurang bagus dari desa terpencil..semoga bermanfaat dan bisa diterima dengan baik. Terimakasih

img_0016.JPG img_0030.JPGimg_0070.JPGimg_0086.JPGimg_0077.JPGimg_0108.JPGimg_0112.JPGimg_0101.JPGimg_0126.JPGimg_0233.JPGimg_0251.JPGimg_0273.JPG

Keterangan : urutannya adalah acara Muqodaman serta membaca Tahlil & Dzikir serta karawitan Gadhung Mlathi ( lokasi : Tambak Tugel, Dusun Karet )  Pawai Budaya ( Strat Tambak Tugel, kemudian menuju untuk – Labuhan kali Opak

Mbah Raji. Siap Memimpin Labuhan Kali Opak !


img_0160.JPGSalah satu sesepuh dusun Karet, Mbah Raji ( 85 ) siap untuk Memimpin Labuhan kali Opak, bahkan sangat mendukung adanya acara “ Umbul Donga Dan Labuhan kali Opak”. Lelaki tua yang nama sebenarnya Kerto Wiyarjo itu, yang akan turun kekali Opak, diatas Rakit ( perahu ), kemudian berdoa dan melabuh “sesajen”

Demikian seperti dikatakan dirumahnya, yang ada disebelah selatan Masjid Al- Qaromah, Karet. Pleret. Bahkan Lelaki yang tertimpa dinding tembok waktu Gempa Bumi, dan katanya beberapa Rumahsakit menolak untuk mengobati – karena sudah penuh pasien  dan akhirnya hanya diobati secara alternatip – menambahkan bahwa acara Ritual seperti ini harus dilestarikan. Meskipun Mbah Raji, mengaku sudah sulit untuk jalan kaki, tetapi untuk acara Umbul Donga & Labuhan Kali Opak. ( Sabtu & Minggu, 21-22 Februari 2009 ) Berharap semoga sehabis acara nanti masyarakat akan tenteram lahir batin. Beberapa barang yang akan di Labuh Nanti adalah : Tumpeng Robyong, Jenang Manggul, Setangkep Pisang Raja,  Apem Ketan Kolak, Rujak Degan, Kembang Setaman, dan ayam hitam mulus. Semuanya akan dilabuh ditengah kali Opak, besok Minggu, 22 Februari 2009. acara tersebut menurut rencana akan dihadiri oleh Wakil Gubernur KGPAA Paku Alam IX serta Bupati Bantul Drs. H. M. Idham Samawi.