YU BIDAH, KELIHATAN GAGAH………!
Ngabidah ( 64 ), demikian nama wanita itu. Salah satu janda korban gempa bumi, yang melanda dusun Karet, Pleret, Bantul. 27 Mei 2006 silam. Suaminya, Mujiyono, Alm. Meninggal seperti korban jiwa lainnya, yakni tertimpuk bangunan rumah yang ambruk. Ngabidah, panggilan akrabnya Bidah. Sudah lama jualan Bubur Sumsum. Dengan berkeliling naik sepeda. Bubur sumsum, adalah bubur yang dibuat dari tepung beras. Dimana kemudian, bubur yang lembut itu, diberi kuah “ Juruh “, terbuat dari Gula Jawa.
Biasanya berangkat dari rumahnya jam 11.00 siang, setelah barang jualan habis dan mendapat hasil Rp. 30.000,- , jam 2 siang Yu Bidah, biasanya sudah pulang.
Saya dilahirkan di Dusun Karet. Pleret. Bantul, Yogyakarta. sebuah desa terpencil. lembah Kali Opak, dan berdekatan dengan perbukitan seribu atau. 20 Km Tenggara Yogyakarta. lulusan ISI yogyakarta, hobby saya : menulis, menyanyi, membaca serta menolong orang. Profesi pekerja seni sampai sekarang masih saya jalankan. Saya ingin setelah mati nanti bisa tersesat ke Surga. Semua pekerjaan yang jalankan adalah : ibadah kepada Alloh SWT semata. Semoga ini sebagai Penghapus dosa.