Bencana Tanah Longsor di Wonolelo. Ini baru ” Pemanasan ” !
Sabtu ( 22/11) dini hari sekitar jam 2. Di sebuah dusun Kedungrejo, Kalurahan Wonolelo, Kecamatan Pletet, Kabupaten Bantul, Yogyakarta telah terjadi Bencana Tanah Longsor. Hujan lebat yang turun mulai sekitar pukul 23.00 hanya biasa saja. Rintik rintik, demikian dikatakan Ijan ( 42 Th ), warga Kedung Rejo, salah seorang Korban tanah longsor yang rumahnya hanyut.
Korban jiwa dipastikan tidak ada, hanya Gorong gorong kedalaman 4 meter, tersumbat oleh Batu batu besar yang menggelinding dari pegunungan daerah Kec. Dlingo. Selain itu juga kayu kayu, bambu, dan juga lumpur.
Akibatnya di dusun Kedung rejo , Mushola Nurul Iman rusak, 1 rumah hanyut, dan seekor sapi kakinya patah. Dan sebuah gorong gorong tersumat. Kerja bhakti / gotong royong –pun dilakukan oleh warga setempat, dibantu oleh aparat dari Koramil Pleret, Kodim Bantul, dan Polsek Pleret, serta Polres Bantul. Tokoh setempat pak Kuwat, yang mengkoordinir kerja bhakti merasa bangga dan senang dengan partisipasi warga yang sangat antusias, bahkan dirumahnya dibuat dapur umum. Hal tersebut juga dibuktikan dengan beberapa warga dari luar dusun Kedungrejo. Sejak pagi mereka kerja bhakti, menyingkirkan Batu dan “ brongkalan “ yang menyumbat Gorong gorong.
Jundan SH, Kepala Kesbanglinmas Kab. Bantul, mengatakan bahwa pemda Bantul menengarai Bencana tanha Longsor yang berbarengan dengan Kedung Rejo, Wonolelo ada lebih 10 Titik. Di Kec. Dlingo. Saja lebih 5 titik, di Kec Piyungan ada 3 titik, dan kec Pleret ada 3 Titik, ada di Kalurahan Wonolelo, salah satunya termasuk Kedung rejo tersebut.
“ Bulan Nopember Ini baru dalam “ Pemanasan “, diperkirakan oleh BMG pada bulan Januari 2009 nanti akan datang bencana lebih besar. Masyarakat harus lebih waspada ! “, demikian lanjut pria, yang pernah jadi camat di Pleret, Piyungan, dan Banguntapan.
Saya dilahirkan di Dusun Karet. Pleret. Bantul, Yogyakarta. sebuah desa terpencil. lembah Kali Opak, dan berdekatan dengan perbukitan seribu atau. 20 Km Tenggara Yogyakarta. lulusan ISI yogyakarta, hobby saya : menulis, menyanyi, membaca serta menolong orang. Profesi pekerja seni sampai sekarang masih saya jalankan. Saya ingin setelah mati nanti bisa tersesat ke Surga. Semua pekerjaan yang jalankan adalah : ibadah kepada Alloh SWT semata. Semoga ini sebagai Penghapus dosa.