Anti Kekerasan Rindu Kekenyalan, situs resmi-nya Hendro Plered Jogja-Indonesia

Archive for March, 2008


KH. M. Wachid, Mr . One di era 70-an

kang-wakhid.jpgBeberapa tahun yang lalu, saya kaget begitu orang tersebut menjadi seorang kyai, padahal puluhan tahun yang lalu, saya sempat terlibat dengannya dalam dunia produksi multi media, seperti : teater, serta pembuatan sinetron pendek “ Aduh “ karya Putu Wijaya.

Di tahun 80-an saya sering diajak mengirim kartun kartun karyanya di KR – jl. Solo (Berbah). Saat itu dia aktif menulis untuk Kolom Bung- KaR, yang secara aktual, dan karikatural selalu hadir di harian Kedaulatan Rakyat.

Bahkan tidak hanya itu, di tahun 70-an, kang Wachid ini, dengan suaranya “ Gemlontor “ muncul sebagai penyair radio “EL Veyra “. Sebuah radio SW – dan saat itu memang radio belum ada yang di AM atau FM – yang mancar dari Wonokromo. Dan sempat eksis beberapa tahun. ………………Nama Mr. One, tidak pernah saya lupakan…….

Makanya ketika dia jadi Kyai saya sedikit tertarik untuk mendekatinya……, seseorang yang sudah mempunyai Stagnan aktivitas kurun waktu yang cukup lama dan kesehariannya dulu menjadi “ budak “ birokrasi setiap harinya, masih ditambah seabrek pengalaman sebagai Trainer. belum lagi namanya di dunia kartun, sudah sejajar dengan kartunis nasional, misalnya : John Hidayat, Non-o, Kelik Siswoyo, Inan. Ternyata sekarang jadi Kyai…..Alhamdulillah. semoga Alloh SWT. Telah memberikan Barokah pada hamba-Mu ini…memang nama besar harta kekayaan adalah semu semata. semoga pilihan untuk menjadi penyampai ajaran mulia dari Hadist dan Qur’an  dibarengi  dengan konsisten serta instensitas. sehingga Umat Islam akan semakin Cerdas, didunia tidak mudah tertipu dan diakherat melalui jalan Tol untuk menuju ke Surga. Amieen

Capek Deh ! ( Jawa Timur : Pue..gel Ue…ram ; mBantul = Kesel Je )

Suatu saat Kyai Fuad bilang pada saya, bahwa tulisan saya beraliran diskriptif. Aku senang karena Kayi peduli masalah itu. Saran Kyai juga aku disuruh baca Cerpen 100- 150 judul…….wooooo akeh banget !
Ditengah sibuknya “Golek UpO”. Aku sempatkan untuk mengkonsumsi karya sastra (more…)